LSM KPEHR Kunjungi KPU Kota Balikpapan

Kedatangan mereka ini dipimpin langsung oleh Ketua LSM DPC KPEHR Kota Balikpapan Agus, Sekretaris Saleh dan sejumlah pengurus lainnya. Mereka langsung disambut oleh Ketua KPU Kota Balikpapan Noor Thoha, seluruh komisioner dan Sekretaris KPU Kota Balikpapan Drs Syabrani.

Kehadiran LSM ini ke kantor KPU Kota Balikpapan bertujuan untuk berekanalan, bersilahturahmi sekaligus berdialog tentang tahapan Pilkada Kota Balikpapan Tahun 2020 yang saat ini sudah dijalankan KPU Kota Balikpapan.

Banyak hal yang dibahas dalam pertemuan tersebut, diantaranya terkait anggaran, sosialisasi, pembentukan dewan ad hoc hingga pembentukan Panitia Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) dan masih banyak lagi.

Ketua LSM DPC KPEHR Kota Balikpapan Agus mengatakan, kedatangan mereka untuk membantu KPU Kota Balikpapan di dalam mensosialkan di setiap tahapan Pilkada Balikpapan Tahun 2020, terutama dalam menyukseskan partisipasi pemilih dalam target nasional sebesar 77,5%.

Sementara itu, Ketua KPU Kota Balikpapan Noor Thoha menyambut baik dan mengapresisasi LSM Komite Penyelamat Ekonomi dan Hak Rakyat (KPEHR) DPC Kota Balikpapan, kedatangan pengurus LSM Komite Penyelamat Ekonomi dan Hak Rakyat (DPC) Kota Balikpapan ke kantornya terkait dengan rendahnya partisipasi masyarakat dalam setiap even Pilkada. Kemudian dalam pertemuan tersebut, Noor Thoha juga menyebut tentang adanya money politik di kalangan masyarakat. “Oleh kareta itu mereka tergugah untuk ambil bagian, agar bagaimana bisa masuk dalam kegiatan kegiatan KPU,” ujar Noor Thoha.

 

Menurut Noor Thoha, keterlibatan masyarakat berkesempatan secara aktif di tiap tahapan Pilkada Kota Balikpapan Tahun 2020 adalah sebuah keharusan untuk Pilkada yang Luber dan Jurdil (Langsung, Umum, Bebas, Rahasia, Jujur dan Adil)

LSM Komite Penyelamat Ekonomi dan Hak Rakyat (KPEHR) DPC Kota balikpapan ini akan turut melakukan sosialisasi dan yang kedua, menurut Noor Thoha lagi, LSM Komite Penyelamat Ekonomi dan Hak Rakyat (KPEHR) DPC Kota balikpapan akan melakukan kemitraan dengan KPU.

“Bila tidak kerja sama dengan KPU, barangkali yang pertama mungkin dia ga punya media. Dalam artian kalau dia ngumpulkan orang kan harus tahu apa alasannya. Namun kalau bermitra dengan KPU maka otomatis meatasnamakan KPU kan. Kita tunggu saja, kami berharap agar nanti ada netralitas. Karena kami tahu bahwa , teman teman itu sebagaian ada dari partai politik. Untuk itu kalau mereka bersungguh-sungguh mau bermitra dengan KPU, maka mereka harus netral. Dan ga boleh mereka nanti menjadi tim sukses, seperti kegiatan kampanye. Intinya aturan main harus mengikui KPU,” papar Noor Thoha.

Menyinggung kemitraan antara KPU Kota Balikpapan dengan LSM Komite Penyelamat Ekonomi dan Hak Rakyat (KPEHR) DPC Kota Balikpapan. Menurut Noor Thoha tidak ada sama sekali penandatangan MoU. Namun ia menyebut, bahwa sejauh ini KPU Kota Balikpapan memiliki Relawan Demokrasi yang tugasnya melakukan sosialisasi. “Nanti kita akan rumuskan bagaimana caranya agar LSM ini bisa menjadi bagian dari relawan demokrasi itu. Kita lihat saja nanti, kita akan rumuskan masalah ini,” pungkas Noor Thoha. (humaskpukotabalikpapan/adv)

Post Author: penakaltim

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *