DESA BABULU LAUT GELAR SEAFOOD FESTIVAL KEDUA KALINYA

PENAJAM – Festival Sea food ke-2 ini memiliki makna yang baik dan setrategis dalam rangka mengembangkan dan memajukan Desa Babulu Laut, kegiatan ini tentunya akan berdampak kepada Kabupten Penajam Paser Utara (PPU), acara Seafood Festival Part 2 ini akan memberikan banyak manfaat, antara lain kegitan saeperti ini pasti akan memberikan kemanfaatan kepada para pegiat UKM di daerah ini.

Hal ini diungkap Wakil Bupati Penajam PAser Utara H Hamdam pada pembukaan Festival Sea food ke-2 berlangsung 25-29 September 2019, mengusung tema Mengkonsumsi Ikan Mencegah Stunting Pada Geerasi Kita, berlangsung di Desa Babulu Laut, Kecamatan Babulu PPU, (25/9).

“Sebenarnya masih banyak UKM yang ingin ikut berpartisipasi dan mengambil peran di acara ini, namun panitia belum mampu memfasilitasi keseluruhan karena keterbatasan pendanaan, ini merupakan tantangan bagi panitia untuk kegiatan Festival ke-3 yang akan datang, tidak ada alasan untuk tidak bisa menyiapkan tempat, karena lapangan cukup luas, ini merupakan masukan yang berharga dari panitia agar acara seperti ini akan berlangsung lebih ramai lagi,” jelas Wabup.

Festival ini tentu akan memberikan banyak manfaat kepada penggiat seni, atau penggiat UKM lainnya, ajang seperti ini tentu akan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengasah keterampilan. Karena semakin seringnya diberikan kesempatan untuk tampil dan mengambil peran dalam even ini tentu akan semakin menambah mereka dalam dunia seni, hal ini tentu sangat bermanfaat dalam rangka bagaiman kita sebagai masyarakat Kabupaten PPU secara umum khususnya Desa Babulu Laut dan bagi Masyarakat Kabupaten PPU pada umumnya, untuk menyongsong rencana pemindahan Ibukota Negara RI yang baru.

Tentu kata Hamdam kedepannya harus siap, kalau masyarakat tidak siap bisa saja warga PPU nantinya akan jadi penonton di negeri sendiri, walaupun pemerintahnya ingin sekali namun jika masyaraktnya sendiri tidak mampu tentu tetap akan jadi penonton.

”maka dari itu kita masih punya kesempatan berusaha untuk maju, kita haras menyadari dan harus mengakui dalam tanda petik SDM kita memanga kalah dibanding SDM dari luar, tetapi kita punya keunggulan lain, kita harus mampu menguasai wilayah kita sendiri, ini tentu harus kita jadikan bargaining,” tegasnya.

Hamdam menyampaikan himbauan kepada semua,  kalau memiliki lahan yang masih kosong jangan buru-buru menjual, karena salah satu kekuatan untuk bisa survife nanti kalau ibukota sudah terwujud di daerah ini tinggal merupakan modal untuk tetap menjdi tuan rumah di  negeri sendiri, acara  ini juga diharapkan dapat membrikan semangat dan dorongan  kepada nelayan untuk terus giat menekuni profesi nelayannya.

Artinya menurut Wabup kedepan nanti nelayan ini akan menjadi tulanga punggung masyarakat untuk mensuplay kebutuhan gizi ikan untuk masyarakat, tema yang diusung pada Festival sea food ke-2 ini tepat dalam rangka membudayakan konsumsi ikan, untuk mencegah stunting pada generasi penerus.

“Pemerintah Daerah berharap agar kegiatan serupa ini terus berlanjut bahkan lebih dipromosikan supaya bisa  menjadi promosi skala kabupaten bahkan skala provinsi, saya yakin dengan kegiatan ini akan bayak membantu mempromosikan potensi yang kita miliki, termasuk potensi perikanan kita, potensi keindahan laut kita yang ada di Desa Babulu laut  ini. Terimakasih kepada seluruh pihak dan sponsor baik perorangan maupun kelompok, instansi pemerintah maupun perusahaan yang telah turut mangambil peran sehingga palaksanaan seefood vestifal part 2 ini bisa berjalan dengan baik,” pungkasnya. (humas/mad/red)

Post Author: pena kaltim

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *