Bupati PPU Laksanakan Kunker Ke Desa Rintik Kecamatan Babulu

 

PENAJAM – Kunjungan Kerja putaran terakhir untuk Kecamatan Babulu pada hari ini, Senin (12/8) berlangsung di Desa Rintik, dan dihadiri langsung oleh Bupati Penajam Paser Utara (PPU) H. Abdul Gafur Mas’ud, SE dan Wakil Buoati Ir. H. Hamdam didampingi oleh Kepala Dinas Kominfo PPU Budi Santoso, Kepala DPMPD Dul Azis, Kepala Dinas Kesehatan Arnold Wayong, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Surito, Camat Babulu serta unsur OPD dilingkungan Pemerintah Kab. PPU.

 

Bupati dalam sambutannya mengatakan, karena Desa Rintik merupakan pintu gerbang perbatasan dengan Kabupaten lain, maka kedepan akan diupayakan untuk pembuatan jalan 2 jalur dan pintu gerbang yang lebih baik agar PPU bisa terlihat lebih maju.

 

Bupati juga menyampaikan bahwa untuk mewujudkan Kab. PPU yang Religius, Pemerintah akan memberikan beasiswa bagi anak-anak sekolah yang tahfiz Qur’an 30 Juz bagi yang muslim, bagi yang hafal Injil dan kita-kitab lainnya sesuai dengan agama yang ada di PPU.

“Pemberian beasiswa ini akan dilakukan sesuai dengan mekanisme dan seleksi yang ketat. Dan akan di berikan kepada anak-anak tersebut hingga tamat kuliah” jelas Bupati.

 

Terkait dengan jaminan kesehatan, Bupati menjelaskan bahwa peserta BPJS Mandiri yang telah lama menunggak, agar segera mendaftarkan peralihan ke BPJS PBI-APBD agar ke depan tidak ada permasalahan jika membutuhkan jaminan kesehatan ketika sakit.

“Segala tunggakan akan di tanggung oleh Pemerintah Kab. PPU. Jadi tolong bagi yang nunggak agar segera melakukan peralihan. Karenan jika sakit baru diajukan peralihan, maka harus nunggu 40 hari masa aktif, otomatis biaya rumah sakit harus ditanggung sendiri” kata Bupati.

 

Bupati juga menambahkan, bahwa kedepan akan dilakukan penegasan-penegasan terhadap perijinan-perijinan yang ada di Kabupaten Penajam Paser Utara, baik perijinan yang dikeluarkan oleh Pemkab PPU, maupun yang dikeluarkan oleh pemerintah provinsi dan pemerintah pusat.

“Ijin-ijin yang dikeluarkan oleh Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat harus berkoordinasi dengan pemerintah Kab. PPU. Jangan sampai kita yang menerima imbas kurang baik perijinan-perijinan tersebut,”pungkasnya. (Kominfo/mad/red)

Post Author: pena kaltim

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *