Bapelitbang PPU Gelar Lomba Poster Inovasi Daerah Tingkat OPD Se-Kabupaten PPU

PENAJAM – Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menggelar lomba poster inovasi daerah tingkat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kabupaten PPU, dengan tema cipta kreasi OPD dalam tata kelola dan pelayanan publik untuk mewujudkan Kabupaten PPU sebagai Innovative Goverment, Selasa (30/07/2019).

 

Kegiatan tersebut dibuka oleh Sekda PPU Tohar yang mewakili Bupati PPU Abdul Gafur Mas’ud dan dihadiri oleh tamu undangan lainnya.

 

Pada kesempatan tersebut, Sekda PPU Tohar membacakan sambutan tertulis Bupati PPU AGM menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Semoga kegiatan ini dapat mendorong upaya pemerintah untuk mewujudkan Kabupaten PPU yang maju, modern dan religius.

 

“Saya memandang, kegiatan ini juga sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara untuk meningkatkan kapasitas dan inovasi dalam hal pelayanan publik, agar aparatur Pemerintah Daerah selain siap secara struktural tetapi juga mampu secara optimal dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya,” ujarnya.

 

Ia juga mengatakan, berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2017 tentang Inovasi Daerah dijelaskan bahwa Inovasi Daerah adalah semua bentuk pembaharuan dalam penyelenggaraan Pemerintahan Daerah, yang pada hakikatnya diarahkan untuk mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pelayanan publik, pemberdayaan dan peran serta masyarakat, dan peningkatan daya saing daerah.

 

Beberapa tahun terakhir, Kemendagri selalu menyelenggarakan Kompetisi Innovative Government Award (IGA), yang diikuti oleh Pemerintah Provinsi maupun pemerintah Kabupaten/Kota dari seluruh Indonesia, saya berharap pada kompetisi IGA tahun 2019 nanti, Kabupaten Penajam Paser Utara turut serta dalam kompetisi tersebut dan menjadi salah satu dari nominator daerah terinovatif.

 

“Harus kita pahami bersama, terutama bagi setiap Organisasi Perangkat Daerah di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, bahwa hakikat inovasi adalah pembaharuan, maka jangan sampai terkungkung pada paradoks keterbatasan APBD, karena berfikir kreatif dalam berinovasi itu tidak selalu muncul dari melimpahnya anggaran, namun seringkali ide-ide kreatif justru muncul dari segala bentuk keterbatasan. Tinggalkan cara-cara lama yang menghambat proses birokrasi baik intern maupun antar perangkat daerah serta yang berkaitan dengan pelayanan masyarakat,”pungkasnya. (Mad/red)

 

Post Author: pena kaltim

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *