Pengelolaan Pasar di PPU Belum Maksimal

 

PENAJAM – Pasar tradisional di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) yang di kelola oleh Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskukmperindag) PPU belum berjalan maksimal.

 

Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) PPU Hartono Basuki mengatakan, hal tersebut belum dianggap berjalan secara maksimal karena belum dapat meningkatkan hasil Pendapatan Asli Daerah (PAD).

 

Mengenai hal tersebut, pihak DPRD PPU melaksanakan Studi komparatif gabungan komisi untuk dapat melihat langsung pengelolaan pasar di DKI Jakarta beberapa waktu yang lalu. Pasar disana tidak lagi di kelola oleh Diskukmperindag melainkan dari Perusahaan Daerah.

 

“Kedepannya kami harap Pasar di PPU dapat menghasilkan profit dan dikelola secara profesional dengan tidak melupakan pelayanan publiknya. Dimana PPU memiliki Perda Nomor 14 Tahun 2017 tentang pembentukan Perusda Benuo Taka, ” jelasnya.

 

Ia juga mengatakan Pasar di PPU paling tidak harus dikelola oleh perusahaan yang berbadan hukum yakni PT apabila Perusda tidak bisa, agar pengelolaan Pasar dapat melakukan treatment lain terhadap Pasar.

 

“Nanti hasil kajian studi komparatif diberikan kepada Bupati PPU sebagai masukan untuk mencari potensi pendapatan daerah salah satunya melalui retribusi atas pengelolaan apsari tradisional di PPU, “pungkasnya. (mad/red)

Post Author: pena kaltim

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *